Sudah menjadi program tahunan kebanyakan perusahaan, awal tahun dijadikan sebagai momen untuk evaluasi kinerja perusahaan satu tahun ke belakang dan perencanaan kerja satu tahun ke depan. Dua hal ini dilakukan dengan tujuan agar terjadi perbaikan kinerja dalam setahun ke depan dan pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan keuntungan perusahaan.
Jika kebanyakan perusahaan yang keuntungannya belum pasti dan hanya berorientasi dunia saja melakukan hal itu, apalagi perniagaan yang sudah pasti keuntungannya dan berorientasi dunia dan akhirat, sudah barang tentu perlu juga dilakukan evaluasi dan perencanaan. Perniagaan yang sudah pasti keuntungannya dan berorientasi dunia dan akhirat itu adalah penunaian zakat, infaq dan sedekah (ZIS).
Maka sudah selayaknya sebagai seorang muslim kita melakukan evaluasi terhadap diri, keluarga dan perusahaan kita, sudah semaksimal apa ZIS yang kita tunaikan setahun ke belakang. Evaluasi pula apa-apa saja halangan dan rintangan yang menjadikan penunaian ZIS kita itu belum maksimal.
Setelah itu mari rencanakan penunaian ZIS kita setahun ke depan. Tentukan kapan-kapan saja kita akan menunaikan ZIS dan berapa besaran harta yang akan kita tunaikan. Tentu saja penunaian ZIS kita setahun ke depan harus lebih baik dari setahun sebelumnya. Apalagi kondisi ummat Islam ke depan diprediksi masih akan memerlukan banyak sokongan dana. Baik dana untuk da’wah seperti program da’wah di pedalaman Indonesia, dana untuk penanggulangan bencana sebagaimaan yang menimpa ummat Islam di Somalia dan Ghana, maupun dana untuk perjuangan seperti untuk perjuangan ummat Islam di Palestina, Pattani, dan Kashmir. Jadi, jihad harta di tahun 2012 ini harus terus digelorakan. (Abu Dzakir)



