Artikel

RAMADHAN; MOMENTUM KEMENANGAN UMAT ISLAM


Oleh: Ust. Ade Salamun
Direktur Eksekutif LAZIS Dewan Da'wah

 

Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Quran. Tepat pada malam lailatul qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Pada malam tersebut turunlah para malaikat termasuk malaikat Jibril dengan izin Allah untuk mengatur segala urusan. Malam tersebut penuh dengan kesejahteraan dan bertabur rahmat sampai terbitnya sang fajar. Malam itu juga momentum pengangkatan nubuwah Nabi Muhammad saw. untuk mengawali misi da’wahnya menyebarkan Islam ke seluruh semesta alam.

Ramadhan merupakan bulan kemenangan kaum Muslimin ketika terjadinya perang Badar. Meskipun kalah jumlah, namun kaum Muslimin berhasil memukul mundur musuh-musuhnya. Pertempuran dimulai pada pagi hari. Rasulullah mengambil segenggam kerikil dan melemparakannya ke arah kaum musyrikin seraya berkata, “Hancurlah wajah-wajah mereka!” sehingga menimpa mata semua pasukan Quraisy. Allah pun mendukung kaum muslimin dengan menurunkan bala bantuan berupa para malaikat yang datang silih berganti. Akhirnya, kemenangan besar diraih kaum muslimin. Ada 70 musyrikin yang terbunuh dan 70 orang yang tertawan, sedangkan dari pihak kaum Muslimin ada 14 orang yang meraih syahid.

Pembebasan Mekkah (futuh Mekah) juga terjadi pada bulan Ramadhan, tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, di mana Nabi Muhammad SAW beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah. Hal ini dilakukan karena kaum Quraisy telah mengkhianati perjanjian Hudaibiyah. Bersama sekutunya Bani Bakr, kaum Quraisy menyerang Bani Khuza'ah yang merupakan sekutu kaum Muslimin. Pada saat itu musyrikin Quraisy ikut membantu Bani Bakr, padahal berdasarkan kesepakatan, Bani Khuza'ah telah bergabung dan ikut bersama Nabi Muhammad saw. Dalam futuh Mekah tersebut, kaum Muslimin berhasil menguasai Mekkah secara keseluruhan tanpa pertumpahan darah sedikit pun.

Keberkahan Ramadhan juga dirasakan rakyat Indonesia. Detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945 ternyata bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 H, Jum’at  jam 10 pagi. Atas berkat rahmat Allah Swt., teks Proklamasi berhasil dibacakan oleh Bung Karno dengan didampingi Bung Hatta, dengan mengibarkan bendera Merah Putih. Hari itu adalah momen bersejarah kemerdekaaan bangsa Indonesia yang akan dikenang sepanjang masa.

Maka dari itu, marilah kita jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum kemenangan umat Islam selanjutnya. Banyak program da’wah yang digulirkan Dewan Da’wah yang digulirkan di berbagai pelosok Indonesia memerlukan dukungan dari berbagai komponen masyarakat. Karena Dewan Da’wah sudah berazam, Indonesia hanya bisa selamat dan meraih kemenangan dengan da’wah. [] Wallahu a'lam